News

Diminati Masyarakat, Buku Pengantar Jurnalisme Multiplatform Cetak Ulang

ACEH UTARA | Buku Pengantar Jurnalisme Multiplatform karya Masriadi Sambo (dosen Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh dan jurnalis Kompas.com) dan Jafaruddin Yusuf (Jurnalis Harian Serambi Indonesia-Kompas Gramedia Group) direncanakan cetak ulang bulan depan.  Penerbit Prenada Media Group, Jakarta telah meminta persetujuan kedua penulis itu untuk mencetak ulang buku tersebut.

 

Salah seorang penulis, Jafaruddin Yusuf, Sabtu (1/12/2018) menyebutkan buku yang dijadikan referensi bahan ajar sejumlah kampus di Indonesia itu dicetak Desember 2017, namun baru beredar di pasar (toko buku) sekitar awal Februari 2018. Praktis buku yang dicetak 2.500 eksamplar oleh penerbit itu baru berada di pasar sepuluh bulan terhitung Februari – November 2018 dan dinyatakan untuk cetak ulang kedua.

BACA JUGA : Multipaltform Journalism

“Kami tentu bersyukur atas tanggapan masyarakat yang positif untuk buku ini.  Saya pikir kajian multiplatform media sebagai dampak revolusi industri 4.0 harus terus dilakukan. Agar mahasiswa dan masyarakat paham perubahan yang terjadi di media massa kita,” sebut Jafaruddin.

Masriadi Sambo

Dia menyebutkan, pihak penerbit telah meminta persetujuan untuk mencetak ulang buku dengan cover menandakan mikrophon, iphone, handphone dan surat kabar itu.

 

Penulis lainnya, Masriadi Sambo, menyebutkan, untuk cetakan kedua, mereka akan menambah beberapa data terbaru dan perkembangan terkini industri media massa. Dia menyatakan, buku itu bisa dijadikan rujukan bagi semua pihak termasuk tim calon presiden untuk melihat bagaimana media massa modern di tanah air bekerja.

 

“Sehingga khusus bagi calon presiden, mereka bisa paham kampanye lewat media massa itu idealnya bagaimana, dan setrusnya seterusnya,” terang Masriadi. Buku itu sambung Masriadi berbicara bagaimana media massa (siber, cetak, radio dan televisi) bekerja, bisnis media dan idealism serta politik media di tanah air bekerja. “Kami bersyukur atas apresiasi pembaca, dan semoga ini terus menjadi bahan diskusi menarik untuk kita,” pungkasnya. |REL

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close