Fokus

Dua Warga Duafa Terima Modal Usaha dari Zakat Unimal

LAZMAL

LHOKSEUMAWE – Lembaga Amil Zakat Universitas Malikussaleh (Unimal) menyerahkan zakat senilai Rp2 juta kepada kaum duafa di Lhokseumawe melalui Komunitas Bedah Rumah Duafa “Al-Birru”. Dana itu kemudian diserahkan kepada dua warga duafa dalam bentuk modal usaha.

“Dana zakat Rp2 juta yang kita terima dari Ketua Lembaga Amil Zakat Unimal, Ustaz Damanhur, Lc., sudah kita serahkan dalam bentuk modal usaha masing-masing Rp1 juta kepada Pak Abdullah, warga duafa di Gampong Uteun Bayi, dan Nek Halimah Ben, janda miskin di Ujong Blang,” kata Koordinator Al-Birru, Ustaz Ikhwansyah, M.A., Sabtu, 7 April 2018.

Ustaz Ikhwan menyebutkan, bantuan modal usaha Rp1 juta kepada Abdullah, 50 tahun, diserahkan saat penyerahan rumah untuk warga duafa di Uteun Bayi itu, Jumat, 6 April 2018. Rumah milik Abdullah yang sebelumnya dinilai tidak layak huni, sudah direhabilitasi oleh Komunitas Al-Birru dengan dana sumbangan sejumlah donatur.

“Pada bagian depan rumah Pak Abdullah kita buat berbentuk kios, sehingga Pak Abdullah kini bisa berjualan secara kecil-kecilan, dan kita berikan modal usaha dari dana zakat pihak Unimal,” kata Ustaz Ikhwan didampingi Jalaluddin, SKM., M.Kes., dan Herman Ibrahim, Bendahara dan Koordinator Lapangan Komunitas Al-Birru.

Rumah Abdullah merupakan rumah ke-10 untuk kaum duafa di Lhokseumawe yang sudah direhab/dibangun oleh Komunitas Al-Birru.

Sementara itu, modal usaha dalam bentuk barang dagangan untuk Nek Halimah, 76 tahun, janda miskin di Gampong Ujong Blang, diserahkan oleh Komunitas Al-Birru, Sabtu, 7 April 2018. Sebelumnya, Komunitas Al-Birru sudah membangun rumah sederhana untuk Nek Halimah pada Januari 2018. Di bagian depan rumah Nek Halimah juga dibuat berbentuk kios.

Selama ini, Nek Halimah membuat pulot dan tape (ketan dan tapai) di gubuknya untuk dijual kepada pelanggan. Kini, Nek Halimah juga membuka kios dengan modal awal yang diserahkan Komunitas Al-Birru bersumber dari zakat pihak Unimal.

Setelah menyerahkan modal usaha kepada Nek Halimah, pihak Komunitas Al-Birru melakukan verifikasi terhadap rumah kaum duafa yang akan dibangun/direhab pada tahap selanjutnya.

“Setelah memverifikasi terhadap beberapa rumah kaum duafa, akhirnya kita menyimpulkan bahwa rumah yang mendesak untuk segera direhab adalah milik Marwati di Dusun Mesjid Gampong Ujong Blang. Marwati merupakan janda miskin yang memiliki tiga anak yatim. Rumah itu merupakan rumah duafa ke-11 yang akan ditangani oleh Komunitas Al-Birru,” kata Herman Ibrahim, Sabtu malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Didampingi Jalaluddin, Herman Ibrahim memohon dukungan semua pihak untuk menyumbangkan dana maupun barang bangunan agar rumah Marwati dapat segera direhab. “Siapa saja yang ingin berinfak untuk kebutuhan rehab rumah kaum duafa itu dapat menghubungi kami dari Komunitas Al-Birru di Uteun Bayi,” ujar Jalalluddin.

|PORTALSATU

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close