FokusNews

Saat Mahasiswa Dirikan Start-up Bisnis Online

TIGA mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) kini merintis start up bisnis online. Mereka yaitu Rahmat Hidayar dan Muhammad Wali (Fakultas Teknik) dan Muliyadi (Fakultas Pertanian). Mengikuti jejak toko online yang sudah berjaga di tanah air seperti Bukalapak.com, Lazada.com dan lain sebagainya. Kini, mahasiswa itu mendirikan toko online berbasis pengrajin yang diberinama Pajanlom.com.

 

“ Kami mendirikan PT Pajanlomm.com berkantor di Jalan Syahbanda, Cunda, Kota Lhokseumawe,” sebut Rahmat Hidayat, seorang inisiator toko digital itu, Kamis (3/11/2016).

 

Modal awal usaha itu diberikan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) RI sebesar Rp 254.520.000. Modal awal itu diberikan setelah mereka memenangkan inkubasi bisnis yang diinisiasi Kemenristek Dikti RI.

 

“Sekarang sudah ada 25 pengrajin. Masih kecil-kecil, kami terus berusaha mengajak pengrajin sebanyak mungkin menggunakan platform Pajanlom.com,” ujar Rahmat.

 

Dia menyebutkan, umumnya pengrajin meminta dibuat kontrak kerjasama dengan Pajanlom. Saat ini, mereka fokus meminta bantuan pengacara untuk membuat perjanjian kerjasama yang mengikat kedua belah pihak dan memiliki kekuatan hukum.

 

“Khusus untuk pembeli di Lhokseumawe, kami menawarkan gratis ongkos antar,” katanya.

 

Sejak sebulan terakhir ini, Pajanlom sambung Rahmat mulai dikenal masyarakat. “Ini terlihat sudah ada yang memesan jasa disain untuk wisuda via platform Pajanlom,” ungkapnya.

 

Perlahan namun pasti, bisnis mereka terus merangkak. Kini, mereka makin intensif mengenalkan bisnis itu pada masyarakat nusantara. “Kami ajak semua pengrajin di tanah air untuk masuk lewat Pajanlom. Kami ingin, hasil kerajinan kita mudah dibeli di seluruh Indonesia,” katanya.

 

Dari kampus, mereka dibekali pengetahuan manajemen usaha, promosi dan kerjasama dengan sejumlah lembaga. “Unit khusus yang membekali para kreator  bisnis dari mahasiswa, alumni dan dosen itu ditangani oleh Lembaga Carier Depelovment Center (CDC) Universitas Malikussaleh. Kita terus mendampingi mahasiswa kreatif ini,” terang Rektor Unimal, Prof Apridar.

 

Dia berharap, ke depan, semakin banyak mahasiswa atau alumnus dari kampus itu yang memulai bisnis start up. Memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi untuk keperluan bisnis. Memudahkan masyarakat dalam bertransaksi dan lain sebagainya.

 

“Semoga ke depan, akan ada mahasiswa lainnya yang mengikuti jejak Pajanlom,” pungkas Prof Apridar.

 

Tags
Show More

Related Articles

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close